June 2024

Perubahan Iklim: Ancaman Nyata untuk Kehidupan Sehari-hari

Disadari maupun tidak, saat ini perubahan iklim yang cukup ekstrem sangat susah untuk diprediksi. Terkadang cuaca yang sedang cerah-cerahnya dapat berganti dengan cepat dalam hitungan menit saja tanpa bisa dihindari.

Salah satu yang memicu terjadinya perubahan iklim merupakan imbas dari pemanasan global yang terjadi karena berbagai macam faktor, mulai dari emisi gas yang dihasilkan oleh rumah kaca, polusi udara dimana-mana yang dihasilkan oleh berbagai industri dan kendaraan bermotor hingga penebangan hutan secara massal dan ilegal.

Meskipun ada pula beberapa faktor alam yang membuat pemanasan global terjadi sehingga memicu perubahan iklim seperti perubahan orbit dari bumi dan intensitas radiasi matahari yang meningkat, namun sebagian besar faktor yang memicu pemanasan global dipicu oleh berbagai aktivitas yang dilakukan oleh manusia.

Secara tidak langsung, perubahan iklim ini tentu bisa menjadi ancaman nyata, khususnya dalam kehidupan sehari-hari yang Anda jalani.

10 Dampak Nyata Perubahan Iklim pada Kehidupan Sehari-hari

Dengan adanya pemanasan global yang memicu perubahan pada iklim dalam kurun beberapa tahun terakhir, maka layak untuk menganggap perubahan iklim sebagai ancaman serius terhadap kehidupan sehari-hari yang Anda jalani.

Untuk itu, diperlukan kesadaran dari Anda semua agar dampak dan ancaman nyata tersebut dapat dicegah agar tidak semakin parah. Berikut ini sederet dampak nyata dari perubahan iklim pada kehidupan sehari-hari yang perlu Anda ketahui.

1. Suhu mengalami peningkatan secara drastis

Salah satu dampak nyata yang mungkin sudah banyak dirasakan orang adalah adanya peningkatan suhu yang begitu drastis, khususnya saat menjelang atau selama musim panas atau musim kemarau tiba.

Saat memasuki musim panas, Anda akan merasa jika suhu udara mengalami peningkatan secara drastis dan terdapat perbedaan suhu yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan suhu ini tentu menyebabkan rasa tidak nyaman hingga membuat banyak orang merasa cepat capai dan juga haus.

2. Cuaca dan iklim yang sulit untuk diprediksi

Selain itu, perubahan iklim seperti yang terjadi saat ini juga membuat cuaca dan iklim yang menjadi lebih sulit untuk diprediksi. Hal ini terlihat di Indonesia yang hanya mengenal dua musim saja setiap tahunnya.

Saat seharusnya Indonesia sudah memasuki musim kemarau, tapi curah hujan masih tinggi untuk periode waktu yang lama dan begitu pula sebaliknya saat sudah waktunya masuk ke musim hujan, namun hujan tak kunjung datang.

Lihat juga : Peraturan Pemerintah: Pengertian, Cara Sosialisasi, dan Manfaatnya

3. Kekeringan yang berkepanjangan

Air menjadi salah satu sumber daya alam yang paling sering digunakan oleh setiap insan manusia demi memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti contohnya sebagai air minum, mandi mencuci dan lain sebagainya.

Jika kekeringan yang berkepanjangan melanda suatu daerah, tentunya pasokan air bersih yang dibutuhkan akan berkurang secara drastis. Padahal seperti yang disebutkan tadi, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang diperlukan oleh banyak orang setiap harinya.

4. Risiko gagal panen

Perubahan iklim yang drastis secara tidak langsung juga memicu tingginya risiko gagal panen di kalangan petani. Dengan waktu yang dengan mudah berubah-ubah seiring berjalannya waktu, para petani akan mengalami kesulitan saat harus menentukan jadwal untuk menanam benih tanaman yang menjadi bahan pokok manusia dalam kehidupan sehari-hari, contohnya saja padi, jagung maupun ketela.

5. Harga bahan pangan yang mengalami pelonjakan harga

Selain itu, perubahan iklim yang memicu kegagalan panen juga akan merembet dengan melonjaknya harga bahan pangan yang dijual di pasaran. Dengan seringnya petani mengalami gagal panen berkat cuaca yang tidak menentu, sudah bisa dipastikan jika harga-harga akan melambung tinggi karena permintaan yang besar namun tidak tersedianya bahan pokok atau komoditi yang dibutuhkan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

6. Salah satu pemicu kebakaran hutan

Salah satu perubahan iklim yang Anda rasakan adalah musim kemarau yang mungkin memiliki durasi yang jauh lebih lama dari tahun-tahun sebelumnya. Selain menimbulkan ketidaknyamanan bagi Anda dan setiap orang, siapa sangka jika musim kemarau yang berkepanjangan juga dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.

Sebagai informasi, kebakaran hutan dapat menimbulkan berbagai kerugian seperti lingkungan sekitar menjadi rusak hingga berdampak pada kesehatan setiap orang yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran hutan.

7. Memicu terjadinya berbagai bencana alam

Perubahan iklim yang cukup ekstrem di setiap daerah sejatinya juga dapat memicu terjadinya berbagai macam bencana alam. Misalnya saja saat musim hujan tiba dengan curah hujan yang cukup tinggi. Apabila hujan tidak berhenti turun selama beberapa hari, bukan tidak mungkin daerah yang terpapar hujan tersebut akan mengalami bencana alam seperti tanah longsor maupun banjir meskipun sebelumnya daerah tersebut tidak pernah mengalami bencana-bencana yang disebutkan tersebut.

8. Permukaan air laut yang terus naik

Pemanasan global yang dipicu oleh perubahan iklim dan cuaca yang sangat drastis bisa dikatakan dapat membuat es di kutub utara dan kutub selatan mencair dengan lebih cepat. Secara tidak langsung, mencairnya es di kedua kutub tersebut dapat memicu naiknya permukaan air laut.

Daerah-daerah pesisir dan pantai menjadi beberapa daerah yang mungkin terdampak langsung dengan kenaikan permukaan air laut hingga daerah tersebut memiliki potensi besar untuk tenggelam dalam waktu dekat.

Lihat juga : Mengapa Memahami Kebijakan Privasi Digital sangat Penting?

9. Sarana transportasi umum menjadi terganggu

Hal lain yang terdampak langsung karena perubahan iklim yang drastis adalah sarana transportasi umum yang digunakan oleh kebanyakan orang, mulai dari sarana transportasi darat, laut hingga udara. Seluruh moda transportasi yang digunakan oleh publik bisa dipastikan mengalami kelumpuhan dan sedikit terganggu dengan adanya perubahan iklim dan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

Untuk jalur darat, bukan tidak mungkin perubahan iklim dapat memutus jalur transportasi. Sedangkan untuk jalur laut dan udara, cuaca buruk akibat perubahan iklim yang ekstrem memicu penjadwalan ulang keberangkatan jasa transportasi seperti kapal hingga pesawat.

10. Adanya penurunan terhadap kualitas udara

Dampak dan ancaman nyata yang bisa Anda rasakan akibat adanya perubahan iklim yang cukup drastis adalah adanya penurunan terhadap kualitas udara sekitar di tempat atau daerah Anda tinggal. Perlu diketahui jika kualitas udara menurun dengan signifikan, tentu hal ini akan berimbas langsung terhadap kesehatan orang-orang yang tinggal di daerah tersebut.

Selain itu juga bisa berpengaruh negatif pada lingkungan sekitar. Daerah dengan cuaca yang lebih kering dari daerah-daerah lain dapat memicu terjadinya polusi udara yang menyebabkan tingginya penyakit yang berkaitan dengan pernapasan dan juga paru-paru.

Melalui pembahasan tersebut di atas, dapat disimpulkan jika perubahan iklim yang terjadi beberapa tahun belakang memiliki berbagai macam dampak dan ancaman yang cukup nyata, apalagi yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari yang Anda dan orang-orang jalani.

Agar perubahan iklim dan cuaca ekstrem ini tidak berlarut-larut dan membuat dampak dan ancaman nyata tersebut menjadi kenyataan, penting bagi Anda untuk menjaga alam dan lingkungan sekitar serta menghindari segala hal yang dapat memicu terjadinya perubahan iklim yang drastis sejak dini.